Kamis, 09 Oktober 2014

FF EXO "PLEASE THINK I'M MORE THAN JUST FRIENDS" , FRIENDSHIP, SAD, ROMANCE


                
                  Tittle           :Please Think I'm More Than Just Friends


 Author         : ByunniexoluchanHun

Genre           : Friendship, Sad, Romance

Main cast     : Baekhyun, Han Ji Min (OC)

Other cast   : All EXO member, Teyeon SNSD,

Rating          : PG 13 : TEEN

Length         : CHAPTERED

Disclaimer   : Ini FF pertama gue, ini 100% gue sendiri yang NGEHAYAL abis-abisan buat bikin cerita ini ….Gue mohoooon Banget, baca sampai akhir yah PLEASEEE!!!!~,,,,sory kalau GAJE, CERITANYA JELEK, KATA-KATANYA TERLALU BIASA, ATAU WHAT EVER LAHHHH, tapi baca sampai tuntas dulu yah,,,,,terus aku minta KOmenyah kalian yang suka atau gk suka, FF gue, Kritikannya mohon yahhhh aku minta banget siapa taukan bias di perbaikin okay……YANG BACA FF INI PASTI KALAU CEWEH ORANGNYA CANTIK, DAN KALAU COWOK DIJAMIN GANTENG

                                  Happy Reading~



 
Matahai yang mulai menunjukan sinarnya dipagi hari yang sejuk dengan sambutan indahnya kicawan burung-burung kecil yang seakan menyanyikan syair indah pula. Ini juga mungkin merupakan sambutan di pagi pertamaku setelah pulang kembali ke Seoul, aku bangun dari tempat tidur nyamanku, kuberjalan untuk sekedar menghirup segarnya udara disini, tak lupa aku membawa buku harian baruku yang tak sabar ingin ku isi dengan kisah-kisah yang ku alami, kan kutuliskan semua isi hatiku dengan tulisan dan rangkaian kata yang indah. Kini ku awali dengan menuliskan kisahku pagi ini yang ceria, senangnya bisa mengawali dgn yang bahagia semoga buku ini akan lebih berwarna dgn cerita-ceritaku selanjutnya.

Sekitar 2 tahun tlah berlalu & sekarang aku kembali ke seoul,, selama itu aku selalu merindukan seseorang yang sangat berarti bagiku, bisa dibilang dulu akmi adalah sahabat, tapi dalam hati terkecilku sesungguhnya aku merasakan hal yang lebih aku tidak hanya ingin sekedar menjadi sahabatnya tapi ingin menjadi oarang yang pertama dihatinya. Ya! aku menyukainya tapi dia sepertinya tidak tahu perasaanku, aku memang berharap dia jangan tau dulu. Dulu kita sering menghabiskan waktu bersama aku ingat sekali dia suka sekali mengejekku dia selalu bilang jika aku adalah Jomblo Lapuk padahal dia sendiri belum pernah memiliki kekasih, dan aku selalu membalasnya dengan mencubit kedua pipinya, dalam hati aku berkata’‘bagaimana aku bisa memiliki kekasih hatiku hanya terbuka untukmu saja baekhyun ah , segitu bodohnya kak kau sampai tak menyadari jika aku menyukaimu, BABO’’………….”hUhhh~” aku menghella nafasku, mengingat semua itu aku merasa sangat bodoh.

“Sudah sekian lama tak bertemu Baekhyun apakah dia akan lupa padaku, jika dia lupa itu mungkin wajar karna kita tak pernah berkomunikasi lagi sejak aku pergi ke New York, aku sangat merindukannya”

Terakhir kali aku melihat wajahnya saat dia mengantarku ke Airport saat aku akan meninggalkan korea untuk sekolah di NY, aku ingat sekali dia melambaikan tangan padaku dengan menebar senyumannya yang sangat indah itu, aku tak kuasa menahan tangis, sepanjang perjalanan aku hanya menangis memikirkannay, aku tak bisa jauh darinya.


 
Hari ini menjelang sore aku pergi ke sekolah lamaku,,,aku sengaja datang sore agar siswa sudah pada pulang, jadi aku leluasa berkeliling sekolah tanpa suara bising anak-anak. Aku berangkat dengan jalan kaki karna jaraknya cukup dekat dari rumah yang sekarang, sepanjang jalan kembali lagi bayangan flashback aku dan Baekhyun dulu soalnya kami selalu brangkat sekolah bersama, awalnya dari rumah kami berangkat menggunakan bus tapi kami tidak turun di depan sekolah, karna kami selalu ingin berjalan kaki sebentar itu sweet BGT, tak ada yang berubah dari keadaan jalan menuju sekolah ini masih sama seperti dulu…..

Akhirnya aku sampai juga didepan gerbang sekolah,,aku masuk dengan cara memanjat gerbang yang tinggi itu, persis seperti yang sering kulakukan dulu dengan Baekhyun,, “konyol”……kuberjalan menyusuri lorong yang panjang ku amati setiap titik bangunan sekolah tak ada yang berubah sedikitpun ini masih sangat sama. Aku mengunjungi tempat tempat yang sering aku kunjungi bersama Baekhyun dulu. Kami sering mengunjungi ruang music karna kami sangat suka music Baekhyun suka memainkan piano sedangkan aku suka bermain gitar kami menghabiskan waktu bersama dengan alat music kesukaan kami itu menyenangkan…………….. aku puas berkeliling lagi pula ini sudah sangat sore, lebih baik aku pulang.

Aku melangkahkan kaki menuju gerbang untuk pulang, dan aku menghentikan langkahku karna aku mendengar ada yang memanggil manggilku, aku celingukan mencari orangnya ‘’nuguya?????? Eodiyeyo???”…………………….tiba tiba ada yang menepuk pundakku dari belakang, kau kaget sekali, lalu perlahan aku membalikan badan dan tepat didepanku sekarang sesosok pria tua, berkulit putih, mengenakan kacamata bulat yang sudah taka sing lagi untuku, Ya’ dia adalah guru seni di sekolahku ini dia bernama pak Ha Dong Hun biasa dipanggil Mr. haha. Aku membungkukan badanku member hormat dan salam padanya.

“Annyeong hasseyo seonsaengnim!!!!” sapaku padanya
“ye annyeong hasseyo, ji min ah” jawabnya yang ternyata masih mengingatku
“wah seonsaengnim , kau ternyata masih mengingatku!! Aku senang” ucapku dewngan sedikit canda


 
‘’kau ini gurumu ini masih muda, ingatanku masih sangat baik’’ jawabnya padahal dia sudah sangat tua hehe

“hahaha~ aku bercanda mianhae seonsaengnim” aku tertawa mendengar dia mengatakan kalou dia masih muda hahaha

“kau dating sendiri??” Tanya pak Haha padaku

“ne, aku dating sendiri, aku sangat merindukan sekolah ini, dan merindukan seonsaengnimku yang tampan” candaku pada guru

“ya~ kau ini jayus..jawabanmu barusan persis sekali dengan jawaban pemuda yang kesini kemarin, dia juga temanmu dulu bapak sering lihat kalian selalu bersama” kata pak guru yang membuat ku penasaran siapa yang dia maksud

“a~H jinjja???” apa dia baekhyun (benakku)

“oh kalau tidak salah dia bernama bae bae bae baekhyun!!!!!!! Ya dia bernama baekhyun”

“Mwo??” aku kaget mendengarnya,,aku rindu padamu baekhyun!! Mungkin kemarin kau melewati rumah baruku, aku ingin sekali bertemu denganmu,,,aku meneteskan air mata
“Gwenchanha????” seonsaengnim heran melihatku yang tiba-tiba menangis

“ye~ aku pulang dulu seonsaengnim…annyeong” aku menghapus air mataku, dan member salam pada pak guru, lalu aku pwergi pulang, sepanjang jalan aku menangis memikirkan baekhyun.

Sesampainya dirumah, aku langsung pergi mandi,,dan setelak itu aku memakai baju tidur kesayanganku, walaupun baju ini sudah lama dan warnanya sudah memudar tapi aku selalu menyayangi baju ini dan selalu kupakai setiap tidur,,,aku membeli ini bersama Baekhyun sekitar3 tahu lalu, bahkan itu sudah sanagt lama, tapi aku selalu menyimpan barang2 yang berkaitan dengan orang yang satu itu……”Yaaaaa~ kenapa sepanjang hari aku hanya memikirkan tentang dia, GAJE” (Bingung sendiri)
 
 “Krubuk-krubuk” suara peruku yang memang sedari pagi belum terisi apapun
“aaaaaa~h perutku sakit sekali, aku belum makan dari pagi,, makan apa yah malam2 begini???” aku berjalan menuju dapur mencari makanan di kulkas, dan apa’ dikulkas hanya ada sekotak susu yang aku beli kemarin di airport…(kesal) “lalu aku makan apa???... apa aku makan di luar saja??,, apa boleh buat dari pada aku mati kelaparan” aku gantibaju dan pergi cari makan denagn mobilku

“diamana tempat makan yang bagus, dan makananya enak2 aku melihat-lihat di seberang jalan ada café sepertinya disana bagus. Aku memarkir mobilku dan turun dari mobil lalu masuk ke café itu,,, e~h ternyata sangat penuh tapi aku melhat ada satui meja yg kosong…lalu aku jalan cepat2 takut ada yang mendahuluiku,,,, tapi aku melihat seorang pria dari arah lain yang sepertinya sama2 menginsar meja itu,,, yasudah aku lari saja untuk mendahuluinya,,, tapi dia jug alari takut kudahului,,dan akhirnya “BRUKKZZ” kami bertabrakan jatuh dengan posisi bertumpuk (OMG) o0o SEMUA mata pelanggan tertuju pada kami berdua yaampunuuun ,,,akau segera bangkit dan pria itu juga, kami menepuk2 pakaian kami yang padahal tiodak kotor, aku sangat malu,, ini benar2 memalukan, lalu aku segera keluar dari café itu aduuuhh padahal aku sudah sangat lapar (siall)

Aku melangkah menjauhi café tanpa mengatakan apapun pada pria tadi

“jamkkanmanyo” dia menghentikan aku

Aku membalikan badan “ne???” tanyaku
“mianhae, aku tidak sengaja menabrakmu” ucapnya padaku dengan menebar senyuman indah (maniiis)

“ah anni aku juga bersalah, mianhae” aku juga tersenyum padanya (salting niye, baru di lliatin senyuman manis ama cowok)

kruBukkk~~~ krubbuk suara perutku “aduhh kenapa harus bunyi sekenceng ini” (tengsin) aku malu banget kayaknya pria itu denger suara perutku..

“kajja, kita cari makan bersama, sepertinya kau sudah sangat lapar, didekat sini ada café, kau mau ikut??????” ajaknya

Ihhh dia baik (ke GRan) “ne!!” aku menerima ajakanya
Diapun membalas senyuman………………………..aku mengikuti dia tak lama kami sampai di sebuah café yang tidak jauh dari tempat tadi, café ini lebih bagus daripada yang tadi.

“apa kau suka tempatnya??” tanyanya

“ne!!” jawabku singkat. Kami memasuku café dan duduk di meja yang sama, lalu memesan makanan.

Han Ji Min POV
Setelah ku perhatikan sepertinya dia tidak asing lagi untuku, pernah bertemu dengannya dimana yah??

Ditengah melahap makanan yang kami pesan dia menanyakan namaku.

“siapa namamu????” tanyanyah

“Han Ji Min” jawabku seraya senyuman “apakah kita pernah bertemu???” tanayku penasaran soalnya aku seperti pernah bertemu denanganya.

“wae??? Kau merasa aku tak asing lagi bagimu??” dia menanyakan itu padaku, kenapa dia tahu perasaanku.

“ne~” jawabku singkat sambil memasukan makanan ke mulutku

“kau lupa padaku eonni???” dia bertanya, ika aku lupa padanya dengan memanggilku eonni??? (bingung)

“mwo????” apakah aku benar2 pernah bertemu dengannya (heran)

“kau benar2 lupa yah????” tanyanya lagi


 
“apakah kita pernah bertemu??? Diamana??? Kapan??? Siapa namamu???” aku banyak Tanya, gk papa lah~ kan penasaran

“pernah, disekolah, dua tahun lalu, Sehun yg biasa kau panggil thehuni dulu” jawabnya dengan rinci dan sistematis sesuai pertanyaanku (datar banget~~~)

“hahahaha kau datar sekali,,,,,,,,,,,,, jinjja????? Aku lupa, maaf yah thehuni, soalnya dulu kau tidak begini, dulu badanmu gendut” jawabku yang merasa lucu dengan jawaban sehun tadi,,,, eh tapi dia benar-benar berbeda dengan dia yang dulu, sekarang dia tinggi langsing, tampan sekali~ ^0^

“kapan kau kembali ke korea???” tiba2 dia menanyakan itu padaku

“kemarin siang aku sampai di seoul” (senyum) “apa kesibukanmu sekarang??” tanyaku
“aku sekarang sibuk berlatih vocal, dance, dan lainya, karana aku jadi trainee di SM entertaimen sebuah Agensi artis terbesar di korea” jawabnya yg lagi2 senyum (manis bgt)

“waaaaaa~hhh hebat sekali kau, aku yakin kau akan berhasil, aku doakan yang terbaik untukmu Fighting” (semangat  ^^)

“gomawo, eonni~” jawabnya sopan

“ah ye, tapi kau jangan panggil aku eonni, panggil saja aku jimin, karna aku seumuran denganmu, okay??” aku seumuran dengan sehun hanya saja dulu aku ingin segera sekolah
“ne, jimin ah~” senyum lagi

Author : (senyum mulu, awas jangan jangan dia rada rada)
Readers : (kurangajjjarr lo thor, masa thehun gue di bilang rada rada, senyumah wajar kelleus untuk kesopanan dan menyenangkan org yg di beri senyumannyah apalagi ma org kecce kayak thehun,,, lo mah gk ngerti sih gk pernah makan bangku sekolah yah keliatan kok (ngambekk banteng)
Author : (eihhh bi inem nyambung ajjjah, sorry dori deh)
Readers ; kepppplaaaak~ (nampar si thor tor gila) lnjutin baca deh~ sori motong hehehe pissss (V)

“oh iya, thehuni pa kau masih berkomunikasi dengan Baekhyun???” aku Tanya soal Baekhyun deh siapa tahu dia tau sesuatu

“masih” jawabnya singkat, sambil mengusap bibirnya dengan tisyu yang belepotan abis makan

“mwoyaaaa??? Jinjja??” (rempong) tanyaku dengan suara yang amat keras dan cempreng yang membuat telinga thehun. dan pelanggan lain menoleh ke arahku dengan tatapan heran (memalukan)
“keras sekkali suaramu, sakit telingaku” rengek sehun dengan mengerutkan dahinya

“ahhh mianhae, aku ingin tahu dimana Baekhyun sekarang, kau tahu??? Mohon beri tahu aku,, jeeeeballllll” aku memasang wajah menyedihkanku yang sudah lama tak kutunjukan

Sehun memandangku aneh, dan seperti geli melihatku “ah aku tahu kau pasti sangat merindukannyah iakan??” dia malah bertanya dengan nada menggodaku

“aihhhs jawab saja aku, aku minta no phonselnya Baekhyun ppali ppali beritahu aku!!!!” paksakau pada sehun sambil menarik narik tangannya

“hahaha~ kasih tau tidak yahhh?/” dia malah menggodaku isssht

“isssht ya!!! Ppalli beritahu aku, kalau tidak aku menagis sekarang juga” ancamku padanya agar dia mau memberi tahuku, padahal aku hanya pura-pura mana berani aku menagis di tempat umum begini, malu maluin ajah

“o! menangislah” dia malah mengatakan itu, itu diluar rencanaku (kecewa. sial)

“kalau aku menangis apa kau akan menjawab semua pertanyaanku” tanayku kesal
 ‘okay, aku akan menjawabnya’ jawab sehun sombong

Han Ji Min POV
Aku memutar keras otaku masa aku harus menangis disini tapi ini satu satunya cara untuk mengetahui Baekhyun dimana (setres)

“TAK BERANIiiiiiiiiiii~ sudah menyerah saja????” tanay sehun menggodaku lagi menyebalkannn

“anni, aku akan melakukannyah” jawabku sanagt kesalll

“lakukan kalau begitu, aku hitung sampai hitungan ke se10 kau mulai menangis sekencang kencangnya okay siap?? Satuuuuuuuuuuu~ sepuluh~~~~~~~!!!!!!!!”

(dia gila), Sial dia menghintung dengan tidak baik dan benar sialllllllllll dia mengerjaiku,,, sontak dengan reflex aku menjerit pura2 menangisss “he he he he he heeeeeeeeeeee” (kencang sekali)

Semua orang melihat ke arah aku dan sehun, ya sudah kubalas saja mengerjai sehun dengan bilang pada pengunjung lain kalau aku disakiti sehun

“he heh heheheheheheehhe uhu uhuk uhuuuuuuuu~, dia yang membuatku menagis heheheheeh” sambil menunjuk kea rah sehun

Para pengunjung memandang sehun seakan kalau dia adalah pria yang tak bertanggung jawab, pria hidung belang, pria jahat yang suak menyakiti hati wanita hahahahahahahahahahah lucu sekali melihat wajah sehun yang memerah karna malu.

Sehun mencoba menghentikan aku “ya! Apa yang kau lakukan, bichi hentikan berhenti menagis, lihat semua org menganggapku laki-laki menjijikan hentikan akau mohon” di mengelus-elus rambutku agar pelanggan tdk terlalu sinis melihatnya…aku tak berhenti menagis bahkan aku meninggikan suaraku.

“heeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee hehehehe uhuk uhuk” rasakan sehunahhhhh

“okay, okay aku akn member tahumu” katanya dengan wajah yang merah seperti kepiting bakar yang amat merah hahahahahaha

“aku berhenti menangis, segera menghapus air mata dustaku dgn tisyu” cepat beri tahu aku no phonsel baekhyun, ppalllli ppppalli

Sehun memberikan no phonsel Baekhyun dan tak lupa kami juga bertukar no phonsel……..

 “puasssss???” tanya sehun sinis (serem)

“aihh~ kau ini, aku sangatttttt puas GoMawoyoooo~ thehunii” aku mencubit pipinya
“sudah malam pulanglah” suruh sehun padaku

“ne kau dulu saja yang pulang duluan” suruhku balik pada sehun

“ne, ne aku akan pulang,,,, by ” mengatakan by dengan nada kesal

“annyeong thehuniii ” aku sangat ceria

Sehun malah membalas dengan memonyongkan bibirnya, memutar matanya, dan menjulurkan lidahnya padaku (jinjja)

“Ehhhh tunggu aku lupa tidak menanyakan diamana alamat rumah baekhyun sekarang, iiiiiiiiiiiiiiiih pabo” aku menyusul sehun tapi mobilnya sudah jalan

aku cepat2 mengikuti mobil sehun. “eh tunggu ini kan jalan kearah rumahku, kenapa sehun lewat sini?” sehun berhenti di depan rumah yang tepat di seberang jalan rumahku, aku menyusulnya lalu turun dari mobil menghampirinya. Sehun juga turun dari mobilnya dan menatapku aneh.

“mwo? Kenapa kau mengikutiku hah? Apalagi ynag ingin kau tanyakan??” kata sehun dengan sederetan pertanyaan

“ye ada satu lagi, tapi tunggu kenapa kau berhenti disini??” tanyaku heran

“ini rumahku” jawabnya datar

“Mwoooooooooooo ini rumahmu??” aku kaget

“ihhhh ada apa denganmu??, memangnya kenapa??” tanyanya

“ani, kalao begitu kita bertetangga” jawabku antusias

“jinjja? Yang mana rumahmu??” Tanya lagi

“itu!!!” aku menunjuk kerumahku yang tepat berada di depan rumahnya

 “aaa~H jinjja?? Selamat bertetangga kalao begitu” ucapnya

“ne!!!” aku senyum dan menjabat tangannya “selamat hahahaha” (ketawa gaje)

Sehun senyum karna tingkahku yang aneh “ye… masuklah sudah malam” katanya

“eh aku ada satu pertanyaan lagi, jawab yah” rengekku

“ye,,, cepat katakan” katanya

“rumah Baekhyun dimana sekarang???” tanyaku sambil mendekati sehun

“kalao aku beri tahu kau akan member apa padaku???” Tanya sehun

 “aihhh kau ini matreee, kau mau apa?” tanyaku kesal

“aku mau besok kau harus membuatkan makanan setiap pagi untuku, selama dua minggu” jawab sehun jaillll

“mwooooooo, pertanyaanku kan gampang kau ini mengerjaiku yah??” mata melotot, kedua tangan dipinggang bicara sangat keras

“yasudah kalau tidak mau aku masuk, samapai bertemu lagi” dia malah ngomong gitu dan balik badan
“yaaaaaaaaaaaaaa’!!!!~~~ okay okay aku akan penuhi syaratmu, cepat beri tahu” aku pasrah dengan permintaan sehun, dari pada aku dihantui terus dengan rasa penasaranku tentang baekhyun, huhh yasudahlah

Sehun segera membalikan badan “jinjja??” dia terlihat tampak sangat senang

“yeeeeeee ppalli jawab aku” katakku (memutarkan bola mata)

“ituh” tunjuk sehun pada rumah yang tepat ada di sebelah rumahnya

“mwoyaaa????? ” melotot

 “ye, itu rumah baekhyun” jawabnya sambil nyengir nista

“yaaaaaaaaaaaaa kau ini benar2  kau hanya tinggal menunjukan jarimu pada rumah itu kenapa susah sekali, bahkan kau memberikan syarat yang sangat merepotkan BICHI,,,,,,kau benar2 mengerjaiku” aku memukuli pantatnya “hah rasakan ini euh euh”

“aww aww aww ampun ampun” dia kabur masuk kerumahnya
 Aku menghella nafasku, dan masuk kerumah

Han Ji Min POV
Malamini aku senang, karna kini aku tahu dimana rumah baekhyun, dan jarak kami sangat dekat, aku ingin tahu reaksinya saat aku menemuinya setelah lama tak bertemu dan tak putus komunikasi selama 2 tahun…Baekhyun ahhh aku sangat merindukanmu, tak terasa air mata menetes…tahukah kau jika aku selalu memikirkanmu, merindukanmu,perasaanku tak berubah aku mencintaimu…kau adalah orang yang membuatku masih percay akan bintang permintaan, setiap ada bintang aku selalu meminta agar kau akanmerindukanku, dan takan melupakan aku, kau adalah alas an kenapa gitar kesayanganku selalau kebanjiran air mata. Baekhyun ah apa kau selama ini pernah memikirkan aku???? Air mata tak berhenti menetes,,, baekhyun ah SARANGHAE~

Matahari muncul lagi dipagi hari yang sejuk, tak ketinggalan burung2 bernyanyi dengan indah. Aku menghirup udara yang segar ini, menggeliat seperti kucing, menyelupkan kaki ke kolam renang, ditemani secangkir teh hangat,,,memainkan jari-jari tanganku yang lincah memetik gitar mengeluarkan nada yang indah “jreng~” tiba-tiba “trelelelet terelelelet (suara Phonsel)   “iiiiiih siapa sih ynag nelpon ganggubanget, baru aja satu genjreng…..ish” (kesal) aku mengangkat telponku…

“yaaaaaaaaaa! Kenapa makanan belom kau antar” sehun ngomelll di telpon

“jinjja, kau ini menelponku, mengganggu sja hanya akan menanyakan soal itu….” Jawabku kesal

“kau kan sudah janji” katanya

“ye ye ye tunggu sebentar” aku mematikan phonselku, dan segera ke dapur…”aduh aku masak apa yah??” aku memasakan sehun Bibimbap saja yang gampang tapi enak. Setelah selesai aku langsung mengantarnya ke rumah sehun

Ning ning ning nong (suara bel) “aihh~ lamanya sehun buka gerbang” ning nong ning nong ning noooooooooooooooooong ning ning nong (tak sabar)

Sehun membuka gerbang “ya! Kau ini berisik sekali, cukup satu kali saja pencet bellnya”gerutu sehun…..aku hanya diam dan manyun

“apa itu??” tanaynya melihat yang kubawa

“ini bom yang siap membunuhmu” candaku

“isss” dia mendesis dan merebut makanannya

“kajja masuk dulu” ajak sehun

“anni, aku pulang saja” kataku

“tidak boleh aku tidak ingin makan sendiri” apa peduliku (cuek)

“ayo cepat” dia menyeretku masuk ke rumahnya

“ya, lepaskan sakit kau memegangku terlalu kuat, lepaskan’’  tapi dia mengabaikan perkataanku (sebel)

“duduk” suruh sehun
Aku memutar bola mataku dan duduk,,,,,,,,,,,,,sehun membuka makanan yang telah kubuat

“waaaaahhhhhh, ini terlihat enak, wangi, masih hangat, dan tampilannyah sangat bagus seperti makanan di restoran” katanya yang terlihat senang

“ne,cepatlah makan aku ingin pulang” gerutuku
Sehun melahap makananya dengn cepat, aku melihatnya sangat miriss dia seperti yang tidak makan selama seminggu,

“mwo?? Kenapa kau memperhatikan aku seperti itu, kau mau” Tanya sehun dengan mulut ynag p[enuh dengan makanan

“anii~ aku hanya geli melihatmu yang makn dengan sangat lahap, apa kau sudah seminggu tidak makan” tanyaku

“memang” jawabnya datar

“mwo??” (Author : Ji Min memasang wajah entah itu ekspresi kaget/heran/sakit perut)

“hahahahahahahahaha, kau percaya, aku bercanda” kata sehun yang tlah membohongiku

“ihhhhh. Kau ini menyebalkan, aku mau pulang” aku pergi meninggalkan sehun (kesal)
‘’ya, tunggu kau marah’’ tanyanya yang masih sibuk makan

“aniii, habiskan makanannya” jawabku sembari jalan keluar

“gomawoyo~” teriaknya

“ye” teriaku menjawabnya

Aku kembali kerumah
 
Han Ji Min POV
Huh~ aku ingin menemui Baekhyun tapi harus kapan yah,,, ah atau aku telpon saja dia, tapi……….. tak mau ah, ohh SMS aja…katakana apa yah??. aku mengetik di phonselku {baekhyun ah ini aku Han ji min} masa begitu hapus2 aku ketik lagi {hi lama tak bertemu, ini aku han ji min} hapus2. Coba lagi {baekhyun ah ini aku han ji min, aku ingin bertemu denagnmu} ani ani ani hapus. apa sebaiknya aku langsung kerumahnya saja? Ne aku harus kesana.
Aku mencari pakaian yang bagus untuk menemui baekhyun, “aduh pakai yg mana yah??.....yang ini, terlalu kunop, yang ini terlalu biasa, yang ini terlalu berlebihan, yang mana donk (setresss)…ah yang ini simple” aku memilih dress lengan pendek  selutut, berwarana merah muda yg terdapat pita hitam cantik di pinggangnya, dipadu sepatu tanpa hak yang warnanya coklat kopi susu, dan gaya rambut di ter urai indah tanpa hiasan apapun lagi, dan bibir di olesi lips glos transparan, terlihat sanagt natural tapi cantik….cups pergi gk lupa bawa tas selempang cantik kesayanganku

Tepat pukul 10 pagi, sekarang aku ada tepat didepan rumah Baekhyun,,,dag did dud nihh, aku melangkahkan kaki mendekat ke gerbang rumahnya jariku sudah siap memencat bell rumah, aku hitung 1 2 3 aku harus pencet bel, tarih nafas dulu deh HUH~ HUH~ ok siap 1…..2……3……. aku memencet bell dengn menutup mataku ning nong, belum di buka aduh deg degan aku menggigit bibirku, aduh kakiku lemes, “kenapa belom dibuka??” aduh gk siap nih ketemu sekarang “kayaknya Baekhyun gk denger suara bellnya deh, kesempatan kabur ahhh, besok ajah gk siap” aku melangkahkan kakiku dengan cepat tiba-tiba….

“nuguya?”

Itu suara Baekhyun, aku menghentikan langkahku, aku tak kuasa menahan tangis, aku ragu membalikan badanku,aku lari….sambil nangis, belom siap ah ketemu baekhyun (batin ku)

“ya? nuguya? Tunggu” Baekhyun mengejarku, dan berhasil menarik tanganku
“nuguya??”

Perlahan aku membalikan badanku
Aku menangis dihadapannyah, ekspresi wajah Baekhyun kaget melihatku
Aku terus menangis, baekhyun hanya diam saja

Baekhyun semakin mendekat padaku, dan dia memeluku, kami saling tak mengatakan sepatah katapun,
Aku mengis dipelukannya sekarang, aku merindukanmu sangat merindukanmu (batinku)
Akhirnya dia mengatakan sesuatu “kenapa kau lari??” dia masih memeluku
Aku tak bias menjawabnya, aku hanya menangis
Dia melepaskan pelukannya, dia menyeka air mata yang ada dipipiku, aku lihat matanya juga basah ternyata dia juga menangis,

“Berhenti menangis” katanya

Aku sulit sekali menghentikan tangisku, air mata terus saja mengalir, entah kenapa…..
“kenapa baru sekarang kau muncul dihadapanku” katanya, dengan air mata yang menetes

Aku masih mematung, menangis tak henti henti

“sudah jangan menangis terus nanti disini banjir” katanya yang masih sempat bercanda sambil menghapus air mataku dengan tanganya

“BOGOSHIPO” kata yang diucapkan baekhyun membuatku terhanyut aku terus menangis

“kenapa diam saja?? Kau tak rindu padaku??” tanyanya
Tak merindukanmu bagaimana? Justru kau yang setiap hari membuat ku resah, karna pikiranku hanya ada kau (batinku)

“ani, aku aku juga merindukanmu!!, aku takut kau marah padaku, aku takut kau suadah melupakanku , aku…….” Belom selesai bicara dia kembali memeluku

“bodoh,,, mana mungkin aku melupakan sahabat yang paling kusayang” ucapnya
Dalam hati, aku senang Baekhyun tak melupakanku, tapi saying dia hanya menganggapku sebagai sahabat saja, tidak lebih…………dia mengelus-elus rambutku.

“kajja, kita masuk saja kerumahku” ajaknya, sambil memegang tanganku
Kami masuk

“duduklah, aku bawakan minum mau minum apa???” tanyanya

“air putih saja” jawabku

“okay, tunggu sebentar” katanya
Taklama dia kembali membawa minnuman pesananku

“minumlah” katanya

“ye!!”

“kapan kau pulang ke Seoul??”

“kemarin aku baru sampai disini”

“oooo~h, kalau aku tahu aku pasti menjemputmu di Airport”

“terimakasih!!!, sekarang kau sibuk apa???” tanyaku

 “sekarang aku sibuk latihan vokal dan Dance” jawabnya

“mwo???, wae?..........sejak kapam kau suka menyanyi, dan ngedance??”

“sejak dua bulan lalu, jadi aku memutuskan ikut audisi untuk masuk sebagai trainee SM.ENT” jawabnya

“MWO????? kau akan menjadi artis???” tanyaku kaget, mendengarnya ikut audisi untuk jadi penyanyi [Boy Band]

“emh!! Wae?? Kau tak suka??”

‘‘anniyaaaaa~ aku hanya kaget saja, karna aku akan menjadi teman dari seoran artis’’ jawabku

“hahaha, kau sangat beruntung bisa berteman denganku!! Ji min ah~…sebentar lagia ku akan ngetop dan terkenal. Tunggu saja” katanya PD BINGITSSSS

“aihh~ narsis,” aku memukulnya, sambil memutar bola mataku

“selama Di NY kau bagaimana??” tanya baekhyun

“apanya???” aku balik nanya

“yah ceritakan apa saja” jelasnya

“emhhhh apayah? Tak ada yan menarik” aku menundukan kepalaku sambil memindahkan barang kekardus dan wajah yang jadi murung

“wae??? Apa selama disana kau mendapat masalah??” tanya baekhyun mendekatiku
 “ani, disana aku hanya merasa kesepian dan tak ada waktu untuk sekedar bersenang senang, aku hanya di tuntut belajar dan belajar” jawabku masih sibuk beresin barang
“kasihaaan, selain itu kau pasti resah memikirkan aku kan???” pertanyaan konyol dari baekhyun

Aku hanya senyum saja

“tuh kan benar kau slalu memikirkan aku, aaaaaa kau mengakuinya” katanya dengn nada menggodaku

‘’Bichi, untuk apa aku memikirkanmu?? ihhhhhh’’ jutek

“aaaah terlihat dimatamu kalau kau memang benar selalu memikirkan aku hahaha” candanya lagi,,,

“diam kau” aku melemparnya dengan bantal kursi

emhhh, kia pergi bermain yuk”ajak baekhyun

“mwo??? Bermain seperti anak kecil saja” jawabku

“kitakan sudah lama tak pergi bersama, kajja” katanya

“kemana??”

“ke taman bermain di namsan bagaimana??” tanya baekhyun

“namsan??” tanyaku tidak tahu tempat itu

 “ kau tak tahu??? Aihhhh Kupernyah dirimu”

“isssh, akukan sudah lama tidak di korea” jawabku kesal

“kajja” dia mengulurkan tanganya

“kajja~” jawabku, meraih tangan baekhyun
Kami berangkat ke taman bermain yang ada di namsan, selama setengah jam kami sampai di sana

“ayo turun” kata baekhyun
Kami berdua turun dari mobil, dan aku melihat taman bermain ini sangat besar sekali
“waaaaaaaaah~ besarnya tempat ini” menganga

“ayo masuk” kata baekhyun
Kami membeli tiket dulu dan masuk ke taman bermain

“wah, ramai sekali yah!!!!!!!” kata baekhyun

Aku hanya menganggukan kepalaku

“kajja” baekhyun menarik tanganku dan berlari

“kemana??”

“ayo naik kereta gantung” ajaknya antusias

“ani” aku menolak

“wae??? Aku ingin sekali naik itu” rengeknya dengan memasang wajah menyedihkan

“huh~ okay kajja” aku tak tega melihat wajahnya itu

“horeeee, kajja kajja”

Kami menaiki kereta gantung dan melihat pemandangan indah dari atas,,,, hihihi menyenangkan

“yaa!’ ” baekhyun mengagetkanku yang sedang asyik melihat pemandangan

“isssh, kau” aku memutar bola mataku

“tadi saja tidak menolak naik ini, sekarang setelah naik kau senyum2 sendiri kesenangan…..huhhhh~” katanya menyindirku

“berisik, diam kau, tutup mulutmu” aku membekam mulutnya dengan tanganku “awwwww” baekhyun menggigit tanganku

“hahaha, sakit tidak???” tanyanya sambil ketawa ketawa

ini menjijikan, ihhhh gigimu bau tau” omelku pada baekhyun

“bodo” jawaban singkatnya yang membuatku geregetan pengen nimpuk dia

Han Ji Min POV
 Setelah naik kereta gantung aku dan baekhyun berkeliling-keliling bersama mencari permainan yang seru, dan saat itu mataku tertuju pada menara yan sangat tinggi di area taman bermain, aku ingin sekali naik menara itu bersama baekhyun, ketika aku mau mengajaknya untuk naik kesana tapi baekhyun malah mengajaku duluan untuk pulang,,yaaaaaah padahal aku ingin sekali naik kesana, tapi yasudahlah lain kali saja.

“Emh ji min ah~ sepertinya kita harus kembali, aku akan mengantarmu pulang”  kata baekhyun

“wae???”

“aku ada janji dengan teman-teman trainee SM…tidak papakan??” jawabnya

“yasudah kajja” jawabku lesu

“jangan manyun, nanti kita kesini lagi” dia mencoba menghiburku

Aku hanya tersenyum kecil

Kami pulang

“oh ya aku belum tau dimana rumahmu” Tanya baekhyun sambil nyetir

“rumahku, yang didepan rumah Sehun” jawabku datar

“mwo???...bagus kalau begitu rumah kita berdekatan” katanya

“emh” aku senyum

“ehhh, tapi kenapa kau tahu kalau itu rumah sehun, dan kenapa kau tahu alamat rumahku??” tanyanya

“ceritanya panjang, yah singkatnya kau tak sengaja bertemu dia, dan kami mengobrol bersama” jawabku

“ohh~ begitu, kau pasti banyak menanyakan hal tentangkukan,pada sehun, iyakaaaaan??” dia mengoceh lagi mengatakan hal konyol,,,tapi bener juga sihh

“untuk apa aku menanyakanmu,” aku gk ngaku, bokis dikit deh

“alaah~ aku tahu kau bohong, sudah mengaku saja” dia malah makin ngoceh

“terserah kau saja” jutek

Kami sampai didepan rumahku, aku turun dari mobil, begitu juga baekhyun,

 “apa kau takmau ke rumahku dulu??” Tanya baekhyun

“kau ini, bukanya ada janji dengan temanmu” jawabku

 “oh iya, aku lupa”

“aku masuk dulu yahhh Baekhyn ah~~~,,,annyeong!!!” aku mencubit pipinya yan putih dan lembut seperti tepung dengan sangat kencang

“awwwwww~ apa~” sambil mengelus-elus pipinya yang kesakitan

“auhhh~ sakit yah?? Sini sini ” aku mengelus-elus pipinya dan mencubitnya lagi dengan sangat kencang (gemessz)

“awwwww!!! Ya’ kau ini, sini kubalas kau” baekhyun kesal dan marah

Aku takut dia memblasku jadi aku lari dan menjulurkan lidahku padanya (blooo),
“eh kau malah meledekku” baekhyun marah dan mengejarku

Hahahaha lucu sekali sudah sebesar ini kami masih main kejar-kejaran, kami sungguh terlihat bodoh

“a a a a aaaaaaaaa~(teriaku)” aku menginjak botol dan tergelincir hampir saja jatuh, tapi untungnya baekhyun segera lari menangkapku…………OMG jantungku yang biasanya berdegup dag dig dug sekarang berubah bunyi jadi cekat cekot cekat cekot gebrak gebruk dug dug du,,,,,,Ommo~ sekarang aku ada di pelukan Baekhyun, akami saling bertatapan…jinjja ini seperti drama India hanya saja ini tidak diiringi lagu chaya-chaya,,,,aduhhh aku tidak tahan igin tertawa, ini sangat konyol dan menggelikan, aku mengelembungkan pipiku untuk menahan tawa…Baekhyun menatapku aneh karna aku mengembungkan pipiku lau dia mengempiskan kedua pipiku

“ya’ apa yang kau lakukan, lain kali hati-hati dasar Dong Dong” katanya

Seketika aku berdiri menghentikan posisi konyol tadi,”Mwooo?? Apa kau bilang?? Aku apa??” tanyaku galak

“DongDong. Wae?” jawabnya polos

“ya’ awas kalau kau memanggilku dengan sebutan itu lagi, aku tidak suka, tisdak ada panggilan yang lebih bagus apa?” kataku jutek

 
“aihhh~ ngambek, itu panggilan yang sesuai untukmu” katanya sambil memegang kedua pipiku

“sesuai apanya??” jutek

“itu panggilan yang imut, sama seperti orangnya, kau kan imut” rayunya

“isssh, terserah saja lah,,sesukamu” jutek

“aihhh lucunya kau kalau sedang marah, sdah sanah masuk” rayunya sambil mengusap rambutku


“aihh, kau merusak tatanan rambutku, ya sudah aku masuh annyeong” jutek

“annyeong~~~ eh senyumnya mana?” katanya (konyol)

“hehe” aku senyum  manis

 “wah imut nyahhh~”

Aku masuk kerumah, dan aku tak bias berhenti tersenyum senyum sendiri, membayangkan kejadian tadi, sungguh konyol tapi itu menyenangkan aku senang.




 Gimana chingu??? gaje yah? gak nyambung? feel nya gk dapet??? maklumin ajah gue baru pertama kalinyah bikin FF...INI MASIH ADA TERUSANNYAH looh, NANTI DI POS YANG CHAPTER KE 2 NYA DI JAMIN SERU, YANG KEDUA INI YANG PALING INTI ........TUNGGU YAAA!!!

NOTE; komen bisa VIA TWITTER : @RealKutunyaPCY
                             VIA FB: FIRDA YEOLLI PYROMANIAC
                              VIA EMAIL :firda.blackforest@gmail.com


KAMSAHAEEE!!!! ^^